History of JBG

Once upon a time in land far away, but not so long ago. ehm…

Pada Tahun 2006 adalah awal perjumpaan beberapa anak muda, yang jenius, energic, smart, cool, pretty, strong, dan segala macemnya lah. di awal perjumpaan ini muncul beberapa permasalahan yang tak kunjung reda, mulai dari perang saudara sampai dengan perang memperebutkan Tesy ( tempe sexy, secara mak kantin punya gitu loh).
Hari demi hari, bulan demi bulan dilewati dengan berat, mulai dari guru yang tidak masuk ( praktek bebas ), jam pulang sekolah yang tak pernah sinkron, jam makan siang(makan bontot)yang tak pernah teratur, cup yang tak kunjung selesai, counter strike yang melelahkan. semua itu dilalui dengan berat. dan pada akhirnya setahun kemudian, pada tahun 2007 semua anggota TKJ menjadi akrab, dan tidak ada lagi yang mempermasalahkan masalah yang ga ada habisnya.

Pada tahun 2007 merupakan tahun-tahun yang sulit bagi TKJ, dikarenakan sedikit demi sedikit anggotannya dikirimkan untuk melakukan studi banding ke luar pulau dengan tujuan Jakarta yang kejam, dengan keadaan yang seperti ini TKJ menjadi rapuh. semua pada resah, perjuangan anggota yang dikirimkan bukanlah muda, melainkan mereka mendapatkan perlawanan yang sungguh kejam dan tanpa ampun untuk waktu yang cukup lama sekitar 3bulan. Bukan hanya itu saja, personil yang lain juga dikirim ke luar kota, yang tadinya dari homebase Deli Serdang dikirim ke kota Medan, bukan main kondisi alam yang mereka alami cukup mengerikan, satu per satu kabar masuk ke homebase di TKJ Department Deli Serdang semuanya merupakan keluhan yang sangat tidak pantas di baca anak dibawah umur, dikarenakan isinya merupakan sebagian besar tentang kekerasan dan pemerkosaan kebebasan tiap-tiap personil TKJ yang dikirim, banyak media yang dipakai untuk menyebarkan keluhan, mulai dari Blog, YM, MiRC, e-mail, sms, MMS, teleconference, dll. menanggapi hal ini pimpinan tertinggi Master Julfahdin Panca mengambil keputusan yang sangat mencengankan di dalam TKJ dan sangat tidak terduga-duga, Sang Pemimpin mengatakan ” Tetaplah sabar wahai anggotaku semua pasti ada hikmahnya ” dengan perasaan terharu semua personil menerima pesan tsb.

Banyak hal yang terjadi di TKJ Department yang cukup mengejutkan, mulai dari keputusan petinggi Instansi terkait yang mengatakan akan di buat Kolam Ikan di TKJ, sampai dengan penambahan wilayah kekuasaan taman yang pastinya membuat banyak pihak merasa keberatan. Yang pada akhirnya semua masalah diatasi dengan perlahan namun pasti.

Dan pada tahun 2008 akhirnya pimpinan tertinggi Master Julfahdin Panca akhirnya memutuskan untuk membuat suatu organisasi yang bisa berdiri sendiri yang tetap dalam naungan TKJ Department. Ide ini pun direspons baik bagi beberapa kalangaan, namun tidak sedikit pula yang menentang hal ini. Namun dengan kerja keras yang sungguh-sungguh dan dengan tekad yang bulat. akhirnya Master Julfahdin Panca mendirikin organisasi yang bernama “JBG Community”. Tidak main-main memang, banyak dana yang sudah tidak terkira untuk mendirikan organisasi ini. Dalam peresmian JBG Community Master Julfahdin Panca mengundang beberapa pejabat terkait setempat, dalam acara peresmian super glamour dan eklusif ini turut di hadirkan makanan terfavorit, Tesy ( tempe sexy, secara mak kantin punya gitu loh).

JBG Community setahap demi setahap memantapkan berdirinya organisasi ini sampai pada tahun 2009 akhirnya memiliki sebuah ide gila nan briliant, dan diumumkan melalui jumpa pers, Master Julfhadin Panca selaku General Manager di dampingi Juru Bicara A. Fuady Hsb dan beberapa staf ahli, mengumumkan bahwasannya JBG Community dengan resmi merambah ke dunia Musik tanah air. Serentak saja para pers yang datang dari beberapa stasiun tv ternama, harian ternama, dan majalah ternama terkejut. Langkah yang diambil ini sangat beresiko. Tidak tanggung-tanggung dalam jumpa pers ini dilakukan secara Live oleh beberapa stasiun TV ternama, yang cukup menyita perhatian banyak masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Tidak lama setelah jumpa pers yang diadakan, JBG Community melakukan perekaman dibawah naungan GM Julfahdin Panca. Rekaman perdana ini membawakan beberapa lagu yang cukup populer. Dan hampir setiap harinya di tahun 2009 JBG Community melakukan rekaman di bawah label rekaman JBG’06 yang khusus didirikan untuk melakukan rekaman untuk JBG Band ini. Dan tidak tanggung sampe pada saat ini rekamannya telah mencapai 3 Album. sangat fantastis. kesungguhan yang luar biasa ini merupakan latar belakang kesuksesan rekaman ini, dan juga kerja sama dari beberapa anggota JBG Community.

Yang sampai pada akhirnya rekaman ini sempat vacum/mati suri dikarenakan kesibukan seluruh anggota JBG Community dan GM Julfajdin Panca yang tidak dapat dielakkan. Dan sempat pada akhirnya mereka kumpul kembali melakukan rekaman, rekaman ini bertema Sosial, keseluruhan anggota JBG Community ini ikut berpartisipasi dalam rekaman ini sampai selesai. Dan yang pada akhirnya hasil rekamannya hilang tidak tau rimbanya dimana. Julfadin Panca selaku JBG Community menyebut ini adalah “JBG The Lost Album”. sangat disayangkan album yang berisi karya-karya emas dari JBG Community hilang begitu saja ironis sekali.

Namun pada akhirnya semua anggota tetap menjunjung tinggi norma-norma JBG Community yaitu :
1. JBG Community adalah Satu.
2. JBG Community adalah bagian dari TKJ.
3. JBG Community menghormati orangtua.
4. JBG Community mengejek lebih indah daripada tawuran.
5. JBG Community menghormati tetua-tetua atau sesepuh yang ada di JBG Community.
6. JBG Community satu untuk semua, semua untuk satu.
7. JBG Community menjunjung tinggi nilai cita rasa tinggi yang terdapat pada Tesy ( tempe sexy, secara mak kantin punya gitu loh).
8. JBG Community cinta damai.
9. JBG Community is the best and always be the best.

Nilai-nilai tersebut lah yang dapat mempersatukan JBG Community.

Perkenalkan Anggota JBG

  1. Ade Zulhamsyah Hasibuan
  2. Ahmad Fuady Hasibuan
  3. Ahmad Nawawi Hasibuan
  4. Andy Syahputra
  5. Dian Walani
  6. Edwin Bendoro Inggih
  7. Eka Setiawan
  8. Elita Sari Lubis
  9. Fauzyah Nur
  10. Iswandi
  11. Juanta Ramadhan Marpaung
  12. Julfahdin Panca
  13. June Ferry Ginting
  14. Muhammad Hafiz Yuzar
  15. Muhammad Amir Hidayat
  16. Matius Arihta Sebayang
  17. Muhammad Adiel Berutu
  18. Muhammad Ilham
  19. Muhammad Iqbal Syahputra
  20. Muhammad Rangga Tursina
  21. Muhammad Yusuf Ramadhan
  22. Oshin Santa Monica Milala
  23. Novianna Milala
  24. Rizki Ramadhan

That’s all..
Sincerely,

JBG Community

4 thoughts on “History of JBG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: